Hai parents, bulan ramadhan
merupakan bulan yang penuh kesempatan untuk memperbaiki diri melalui ibadah, refleksi dan berbagi dengan sekitar. Namun memang bagi sebagian orang, terutama
ibu ada perubahan jadwal makan, tidur dan ibadah, tak jarang membuat
merasa lesu dan kurang produktif. Namun puasa bukan alasan untuk kita tidak
bisa aktif dan produktif. Bahkan puasa bisa menjadi titik balik kita bisa
menjadi pribadi yang baik dan produktif. Berikut beberapa hal yang bisa kita
coba :
Manajemen waktu dan energi
yang baik
Buatlah jadwal harian maksimal
sehari sebelumnya, sehingga kita tidak hilang fokus apa yang akan kita
kerjakan. Tentukan kapan sesuatu akan dilakukan sesuai dengan energi level
kita. Misalnya pagi hari energi kita sedang di level puncak, pilihlah pekerjaan
yang memerlukan fokus tinggi. Buatlah prioritas waktu dan tetap masukkan
jadwal me time dan tidur yang cukup ya bu. Utamakan fokus
pada tugas yang penting dan mendesak. Pecah tugas besar menjadi bagian kecil,
sehingga kita tidak merasa berat dan kewalahan melakukannya.
Tetap olahraga ringan
Olahraga tetap penting dilakukan
meskipun sedang berpuasa, namun memang sebaiknya disesuaikan. Olahraga ringan
seperti jalan kaki, streching, bersepeda santai bisa dilakukan untuk membantu
meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kesehatan jantung dan mengurangi stres.
Pilihlah waktu yang tepat untuk berolahraga seperti selepas sahur, sebelum atau
sesudah berbuka.
Meningkatkan ibadah dan
refleksi diri
Ramadhan adalah waktu yang tepat
untuk meningkatkan kualitas ibadah dan banyak hal yang bisa dilakukan seperti
solat sunah, tadarus, tarawih bisa menjadi kegiatan yang menyegarkan jiwa dan
memberi ketenangan. Kita juga bisa memanfaatkan waktu untuk meningkatkan
kebersamaan dengan keluarga atau teman-teman.
Menjaga kesehatan fisik dan
mental
Ketika berpuasa, banyak yang
akhirnya kebablasan dalam hal konsumsi makanan. Merasa sudah puasa seharian,
akhirnya makan namun tidak memperhatikan nutrisinya. Penting sekali utnuk makan
makanan bergizi saat buka dan sahur untuk menjaga energi tetap stabil. Pilih
makanan yang kaya akan karbohidrat komplek seperti ubi, jagung, makanan yang
kaya protein, sayur dan buah yang tinggi serat agar tubuh tidak cepat lelah dan
jangan lupa tetap cukup minum air mineral dan minuman yang mengandung
elektrolit. Jangan lupa cukup tidur agar tubuh tetap bugar dan otak tetap
fokus. Tidur siang sebentar bisa dilakukan untuk memulihkan energi. Luangkan
waktu untuk relaksasi seperti meditasi, berdoa, menulis jurnal atau hanya duduk
tentang tanpa distraksi apapun.
Tetapkan tujuan yang
jelas
Tantangan fisik dan mental dan
puasa bisa membuat rasa malas muncul atau kehilangan motivasi. Maka penting
untuk menentukan tujuan harian, mingguan dan bulanan yang ingin kita capai baik
itu dalam hal ibadah, pekerjaan dan tujuan lainnya. Tujuan yang jelas akan
membantu kita tetap fokus dan termotivasi. Bulan ramadhan menjadi kesempatan
yang baik untuk meningkatkan diri baik fisik, mental maupun spiritual. Setiap
tantangan bisa menjadi peluang untuk tumbuh dan berkembang.
Ramadhan bukan hanya tentang
menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang mengoptimalkan potensi diri untuk
menjadi pribadi yang lebih baik.
0 komentar